Sekolah SMPN 2 Pademawu Kabupaten Pamekasan
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kasus dugaan perundungan dan kekerasan antarpelajar di SMPN Pademawu berbuntut laporan polisi usai video yang merekam aksi tak terpuji itu viral di media sosial.
Plt Kepala Sekolah SMPN 2 Pademawu, Suharyono, membenarkan adanya dugaan bullying yang terjadi saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Juli 2025 lalu.
BACA JUGA:
- Terekam CCTV, Polres Pamekasan Dalami Kasus Pencurian Gelang di Toko Emas
- Ratusan Motor Hasil Razia Balap Liar di Pamekasan Belum Diambil Pemiliknya
- Polsek Tamberu Pamekasan Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi, 525 Liter Disita
- Pemilik Travel Umrah di Pamekasan Jadi Tersangka, Kerugian Jemaah Rp300 Juta
Suharyono mengatakan, korban langsung melapor ke Bimbingan Konseling (BK) sekolah dan kasus tersebut diselesaikan saat itu juga.
“Pihak sekolah langsung memberikan sanksi ringan berupa teguran kepada pelaku, karena baru pertama kali melakukan hal tersebut,” kata Suharyono saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/8/2025).
Ia menambahkan, kedua siswi baik terduga pelaku maupun korban kini sudah kembali mengikuti kegiatan belajar seperti biasa.
Pihak sekolah bahkan sudah mengunjungi rumah korban untuk memastikan kondisi pascakejadian. Namun, Suharyono mengaku tak mengetahui motif perkelahian siswanya itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan, H. Mohamad Alwi, menyatakan pihaknya telah melakukan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




