Suasana debat publik Paslon Bupati dan Wakil Bupati Ngawi. foto: zainal abidin/BANGSAONLINE
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Bertempat di gedung serba guna Eka Kapti, KPUD Ngawi menggelar debat paslon Bupati dan wakil Bupati, Jumat (16/10) kemarin. Acara yang dimulai dari jam 19.00 s/d 21.00 WIB dan disiarkan secara live oleh stasiun tv lokal tersebut diikuti oleh 2 paslon yang ada yaitu pasangan Budi Sulistyono (Kanang)-Ony Anwar (OK) dan pasangan indenpenden yaitu Agus Bandono-Adi Susila (ABAS).
Agenda acara yang dipandu oleh host salah satu stasiun televisi tersebut cukup meriah. Sebab, di luar gedung juga disiapkan layar LCD untuk menampung penonton yang tak kebagian tempat di dalam gedung.
BACA JUGA:
- TNI-Polri di Ngawi Bagikan Makanan Sehat ke Masyarakat saat Coblosan Pilkada 2024
- Masuki Masa Tenang, TNI/Polri Bersama KPU dan Bawaslu Ngawi Bersih-Bersih APK
- Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada, Polres Ngawi Gelar Sarasehan Bersama Netizen
- Logistik Pilbup-Pilkada 2024 Lengkap, Polres Ngawi Perketat Penjagaan Gudang KPU
Namun debat yang berlangsung selama dua jam tersebut mendapat respon negatif dari beberapa masyarakat. Sebab, debat tampak santai tanpa ada suasana tegang, dan cenderung guyonan. Seperti yang diungkapkan Abdul, salah satu warga. Ia meninggalkan acara debat saat acara baru berlangsung sekitar satu jam. "Debatnya seperti sandiwara srimulat mas, lebih baik pulang saja," kata Abdul.
Menurut Abdul, debat paslon tahap pertama ini kurang menarik minat masyarakat. Padahal dari KPUD Ngawi sendiri sudah menyosialisasikan ke masyarakat umum. (nal/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




