Petugas saat memberikan sosialisasi kepada pengguna jalan di perlintasan kereta api sebidang. Foto: BANGSAONLINE
Kendati demikian, demi menjaga keselamatan dan kelancaran operasional kereta api, Daop 9 Jember tetap mengambil langkah antisipatif dengan melakukan penanganan sementara di titik-titik perlintasan yang rusak. Hal ini dilakukan agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun perjalanan kereta api.
Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait agar perbaikan permanen dapat segera dilakukan.
“Terutama terhadap kondisi jalan yang rusak di perlintasan sebidang, sesuai dengan spesifikasi teknis dan regulasi keselamatan perkeretaapian,” kata Cahyo.
Ia menegaskan, kondisi jalan rusak di perlintasan sebidang tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menimbulkan rintangan di jalur rel.
“Jika terjadi kecelakaan, yang tentunya akan berdampak pada ketepatan waktu dan keselamatan perjalanan kereta api,” pungkasnya.
Untuk itu, Daop 9 Jember mengimbau seluruh pihak terkait agar bersama-sama memperhatikan aspek keselamatan di perlintasan sebidang dan mendorong percepatan perbaikan jalan di lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




