Agus Muh Sulkan: Kota Madiun (RSUD dr. Soedono, RSUD Kota Madiun, RS Santa Clara, RSU Darmayu, RS Griya Husada).
Aldi Aprillia Nur Risqi: Kota dan Kabupaten Madiun (RSUD Caruban, RSUD Dolopo, Klinik Yepa Husada Kaibon, RSUD Dungus, RSIA Al Hasanah, RSU Hermina, RSI Siti Aisyah, RS DKT, RSP Manguharjo).
Ridha Dwi Wilujeng: Kabupaten Magetan (RSUD Magetan, RSAU dr. Efram Harsana, RS Bhakti Persada, RSIA Samudra Husada, RSIA Melati Husada, RSIA Sekar Wangi).
Lady Agatha: Kabupaten Ponorogo (RSUD dr. Harjono, RSUD Bantarangin, RSU Muhammadiyah, RSU Darmayu, RS Muslimat, RSU Aisyiyah, RS Yasfin Darussalam Gontor).
Tiara Fitri Iftah: Kabupaten Ngawi (RSUD Ngawi, RSUD Geneng, RSUD Mantingan, RS Widodo, RSI At-Tin Husada, Klinik Utama Mediva).
“Foto dan nomor telepon masing-masing petugas juga tersedia dan bisa diketahui oleh peserta. Jadi kalau sewaktu-waktu dibutuhkan, peserta bisa langsung menghubungi mereka,” tambah Wahyu.
Salah satu peserta JKN asal Kota Madiun, Jumirah, mengungkapkan pengalamannya saat mengurus administrasi anggota keluarga yang dirawat di RSUD Kota Madiun. Ia merasa sangat terbantu dengan kehadiran petugas BPJS SATU.
“Saya dihampiri saat menunggu antrean. Petugasnya ramah, menjelaskan apa yang saya belum tahu, dan langsung membantu. Saya rasa kehadiran mereka benar-benar dibutuhkan karena banyak peserta yang belum paham soal prosedur layanan,” ucap Jumirah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




