Gerebek Hotel di Surabaya, Polisi Temukan Pelajar Hilang dan 6 Orang Pesta Sabu

Gerebek Hotel di Surabaya, Polisi Temukan Pelajar Hilang dan 6 Orang Pesta Sabu Penggerebekan yang dilakukan petugas dari Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama Polsek Tegalsari.

Sementara itu, RAB kini dalam pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanti Nainggolan, menyatakan bahwa awalnya RAB direncanakan untuk direhabilitasi di rumah aman, namun pihak keluarga meminta agar anak tersebut dibina di bawah pengawasan DP3A.

"Untuk pelajar dibina dan didampingi DP3A atas permintaan orang tuanya. Semula akan direhabilitasi di rumah aman, namun pihak orang tua tidak berkenan. Untuk pelajar yang masih umur 16 tahun, RAB itu mengaku bahwa dirinya tidak pulang karena terpengaruh oleh lima teman-temannya," paparnya.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa RAB tidak menjadi korban eksploitasi seksual. 

"Selama tidak pulang itu, RAB makan ikut teman wanitanya dan hasil pemeriksaan dirinya tidak diperjualbelikan untuk prostitusi, hanya bersenang-senang menggunakan sabu-sabu," imbuhnya.

Rina juga menyampaikan, penyebab utama RAB meninggalkan rumah diduga karena masalah pergaulan dan kurangnya pengawasan setelah perceraian orang tuanya. 

"Anak gadis ini memang kerap melawan saat ditegur keluarga. Hal itu dikarenakan setelah perceraian kedua orang tua, sang ibu menikah lagi dan tinggal dengan sang ayah. Selain itu, kurang pengawasan," pungkasnya. (rus/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Razia Balap Liar, Polrestabes Surabaya Amankan dan Proses Hukum Joki ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO