Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Selasa (3/6/2025). Foto: Dok. Pemkot Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengumumkan rencana ekstrakurikuler sekolah berbasis game online atau e-sport.
Rencana ini bertujuan untuk menyalurkan potensi anak di luar bidang akademik.
BACA JUGA:
- Wali Kota Eri Cahyadi Tunjuk Wawali Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Plh Selama Ibadah Haji
- Eri Cahyadi Naik Haji, Armuji Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Surabaya
- Hapus Stigma Kapitalis, Eri Cahyadi Puji Kemandirian Kampung Pancasila Banjarsugihan
- Eri Cahyadi Ancam Ganti Jukir yang Tolak Program Digitalisasi Parkir
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, ekstrakurikuler esport tidak hanya berfokus pada permainan Mobile Legends, melainkan game online lainnya yang memiliki banyak peminat.
"Kita lagi siapkan. Saya minta Kadis Pendidikan, bukan eskul Mobile Legends saja, sak jane (sebenarnya) sing paling sing rame saiki opo (sekarang apa)," ujar Eri, Selasa (3/6/2025).
Menurut dia, setiap anak memiliki potensi dan minat yang berbeda di berbagai bidang.
Oleh sebab itu, lanjutnya, pendidikan non-akademik juga diperlukan untuk menambah keterampilan mereka.
"Ada anak yang punya kelebihan di bidang olahraga, tapi dia akademiknya tidak bisa. Yo wis, biasanya akademik tapi segini, didorong, ada yang punya jiwa seni didorong dan itu tidak mudah," ujarnya.
Eri juga berharap kepada orang tua agar dapat menyalurkan potensi anak-anak mereka.
"Saya berharap kepada orangtua, ketika anaknya memiliki potensi di mana, salurkan potensi itu. Tidak semua potensi itu kudu (harus) lewat dadi akademik semua," tambahnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




