Direktur PT CJI, Imam Nachrowi, saat mendampingi Menteri Perdagangan, Budi Santoso, dalam pelepasan 350.000 ton L-Tryptophan ke Tiongkok.
"Ekspor kita naik 8 persen, namun ada keterlambatan juga karena faktor ekonomi global," ungkapnya.
Budi menambahkan bahwa perlambatan ekspor ini tidak hanya dialami oleh Indonesia, tetapi juga oleh negara lain seperti Tiongkok, Amerika Serikat, dan Korea Selatan. Ia berjanji untuk terus berkomunikasi dan berkolaborasi dengan mitra internasional guna menstabilkan situasi.
"Tujuan kita adalah meningkatkan produk dalam negeri," tegasnya.
Sementara itu, Humas PT CJI, Slamet Wahyudi, menjelaskan bahwa L-Tryptophan merupakan vitamin esensial untuk hewan ternak. Produk ini digunakan sebagai salah satu bahan baku utama dalam pembuatan pakan ternak berkualitas.
Acara pelepasan ekspor ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Pj Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak; Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo; anggota DPR RI, Saiful Nuri, serta jajaran Forkopimda lainnya. (afa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




