Pastikan Status Kepesertaan Selalu Aktif, Yusril Manfaatkan Layanan Autodebet Mobile JKN

Pastikan Status Kepesertaan Selalu Aktif, Yusril Manfaatkan Layanan Autodebet Mobile JKN Bryan Yusril Abdillah (23), salah satu peserta JKN yang memanfaatkan layanan autodebet. (Ist)

MALANG, BANGSAONLINE.com – Layanan autodebet yang terintegrasi pada aplikasi Mobile menjadi salah satu upaya Kesehatan dalam mempermudah peserta Jaminan Kesehatan Nasional () dalam membayar iuran rutin setiap bulan, termasuk bagi peserta yang terdaftar dalam segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

Bryan Yusril Abdillah (23), salah satu peserta yang memanfaatkan layanan autodebet PBPU kelas 1 mengungkapkan, digitalisasi yang diberikan Kesehatan sangat membantunya dalam mendapatkan akses layanan.

“Hal ini sangat memudahkan saya. Sebelumnya, saya terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI). Kemudian saya beralih ke segmen PBPU dan langsung mendaftarkan untuk menggunakan pembayaran tagihan melalui autodebet,” ujar Yusril, Jumat (30/5/2025).

Informasi layanan autodebet ini ia dapatkan dari petugas Kesehatan yang ditemui saat melakukan perpindahan segmen. Pasalnya, ditengah kesibukannya sebagai pekerja mandiri, Yusril khawatir lupa membayar iuran .

Ia juga membagikan lebih lanjut tentang tata cara menggunakan layanan autodebet melalui Aplikasi Mobile .

“Pertama saya diedukasi bahwa saya harus mengunduh Aplikasi Mobile , kemudian melakukan registrasi, setelah itu tinggal memilih menu pendaftaran autodebet. Pada Aplikasi Mobile nanti dapat memilih metode autodebet yang tersedia, seperti melalui rekening bank, kartu kredit atau e-wallet,” terang Yusril.

Yusril berpesan, meskipun pembayaran iuran sudah dilakukan dengan proses autodebet, peserta harus tetap melakukan pengecekan mutasi rekening dan memastikan terdapat saldo pada rekeningnya. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan proses autodebet berhasil dilakukan dan status kepesertaan tetap aktif.

“Saya rutin mengecek mutasi rekening untuk memastikan autodebet berhasil karena bisa jadi autodebet gagal dilakukan karena adanya beberapa gangguan teknis, misalkan kendala jaringan atau sistem, bisa jadi karena saldo rekening tidak cukup. Kalau autodebet tidak berhasil bisa langsung membayar iuran secara manual sebelum tanggal 10,” beber Yusril.

Dari pengalamannya, Yusril mengajak peserta untuk segera mengikuti layanan autodebet. Menurutnya, layanan ini sangat berguna dan merupakan pilihan yang tepat dalam menjaga status kepesertaan untuk tetap aktif.

Melalui autodebet, peserta tidak akan terlambat membayar iuran sehingga tidak perlu khawatir apabila membutuhkan pelayanan kesehatan secara tiba-tiba.

“Saya sangat berharap akan semakin banyak peserta yang memanfaatkan fitur autodebet dalam pembayaran iuran . Autodebet ini sangat memudahkan kita sebagai peserta , karena kalau sampai lupa atau telat bayar iuran, kepesertaannya tidak aktif, kepesertaan tidak aktif ini juga akan berpengaruh kalau tiba-tiba kita butuh untuk berobat. Jadi manfaatkan fitur autodebet untuk menjaga kepesertaan kita selalu aktif,” tambah Yusril.

Dalam kesempatan yang sama, Yusril mengapresiasi Kesehatan atas kualitas layanan yang semakin baik. Pasalnya, sebagai peserta yang pernah memanfaatkan Program untuk berobat, ia merasa tidak pernah dibeda-bedakan ketika mendapatkan pelayanan. Kesehatan juga banyak memberikan kemudahan akses pelayanan melalui digitalisasi yang dilakukan, seperti halnya antrean online yang dimanfaatkan oleh Yusril.

“Kalau dari saya sih mungkin kedepannya pelayanan Kesehatan yang sudah baik ini dapat dipertahankan. Kemudian pihak Kesehatan juga terus mengedukasi kepada masyarakat luas terkait hak dan kewajiban yang didapatkan oleh peserta . Lalu bagi masyarakat yang belum mendaftarkan diri dan keluarganya dalam Program bisa segera mendaftar karena sekarang semua serba mudah. Bisa melalui Aplikasi Mobile saja, jadi tidak ada lagi alasan tidak bisa mengakses pelayanan kesehatan karena belum terdaftar dalam program ,” tutup Yusril. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO