TUBAN, BANGSAONLINE.com - Gara-gara hubungan arus pendek (korsleting), sebanyak 8 rumah yang terbuat dari kerangka kayu di Desa Kedungharjo, Kecamatan Widang, Tuban ludes terbakar, Kamis (8/10).
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu si pemilik rumah sedang pergi keluar. Namun, naas saat rumahnya ditinggal stop kontak berbentuk T mengalami masalah, hingga akhirnya berujung kebakaran.
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Jelang Revitalisasi, 41 Kios Pasar Baru Tuban Ludes Terbakar, Taksir Kerugian hingga Ratusan Juta
- Hidup Sebatang Kara, Lansia di Tuban Tewas Terpanggang Usai Rumahnya Dilalap Api
- Mediasi Pasca Demo Insiden Kebakaran, Manajemen PT TPPI Janji Tidak Lanjuti Keluhan Warga
Menurut data dari kantor BPBD Tuban meyebutkan, 8 rumah yang terbakar tersebut masing-masing bernama Sukarji (45) 2 rumah, Parno (35) 3 rumah dan Sasmito (35) 3 rumah.
Kepala desa setempat, Siman jaya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi ketika rumah dalam keadaan sepi. Warga baru mengetahui adanya kebakaran setelah api besar. Untuk memadamkan api, mereka memakai alat seadanya hingga mobil damkar datang ke lokasi.
"Api berhasil dipadamkan, setelah mobil PMK mencapai lokasi dan melakukan pemadaman dibantu warga. Saat ini, sekitar lokasi kebakaran masih dilokalisir untuk menghindari kemungkinan api meluas kembali" terang kades.
Sementara itu, Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono mengatakan, berdasarkan informasi dari warga, api bermula dari penghubung (T) meteran listrik yang diduga mengalami arus pendek. Meteran ini berada di rumah milik Sukarji, yang juga salah satu korban kebakaran. Kemudian, api kemudian menjalar ke rumah-rumah yang lain dan membakarnya hingga ludes.
"Sementara untuk kerugiannya sudah mencapai 300 juta. Rinciannya 100 juta merupakan kerugian yang diderita Sukarji, 75 juta kerugian diderita Parno, dan 125 juta kerugian diderita Sasmito," pungkasnya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




