Salah satu Agen Pesiar di Kediri saat mengunjungi warga. Foto: Ist
Sebagai contoh keberhasilan implementasi, ia menyoroti penerapan program ini di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, yang menunjukkan efektivitas kehadiran Agen Pesiar dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.
"Dengan adanya Agen Pesiar yang turun langsung ke desa-desa, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memperoleh informasi mengenai Program JKN dan terdorong untuk segera mendaftar menjadi peserta aktif. Sehingga masyarakat menjadi lebih familiar dengan Program JKN dan dapat memanfaatkannya untuk kebutuhan layanan kesehatan," ungkapnya.
Dengan dukungan penuh dari Agen Pesiar dan sinergi bersama perangkat desa, Tutus optimistis bahwa Program Pesiar dapat terus memperluas akses layanan JKN, meningkatkan keaktifan peserta, dan memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya jaminan kesehatan yang berkelanjutan.
Fitri, salah satu Agen Pesiar dari Desa Soso, membagikan pengalamannya dalam menjalankan tugas mendampingi masyarakat. Menurutnya, setiap hari Kamis, ia melakukan pemetaan data, mengunjungi rumah-rumah warga, menjelaskan manfaat JKN, dan membantu mereka dalam proses pendaftaran.
"Banyak warga yang awalnya ragu karena belum memahami manfaatnya, tetapi setelah kami beri penjelasan dan contoh nyata, mereka akhirnya mau mendaftar," akunya.
Ia menambahkan, tantangan di lapangan memang ada, terutama dalam menghadapi warga yang kurang paham terkait Program JKN dan yang belum terbiasa dengan prosedur administrasi.
Namun, semangat untuk membantu masyarakat desa agar mendapatkan perlindungan kesehatan menjadi motivasi utama dalam menjalankan tugasnya.
"Melalui Program Pesiar ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi warga desa yang kesulitan mendapatkan akses layanan kesehatan hanya karena belum terdaftar di JKN. Dengan adanya Program JKN ini semoga bisa membantu masyarakat untuk mengatasi permasalahan kesehatan mereka," pungkasnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




