Wali Kota Mojokerto saat foto bersama petugas perpustakaan SD dan SMP.
KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Dalam upaya mengatasi tantangan rendahnya minat baca siswa di tingkat SD hingga SMP, Pemkot Mojokerto melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip menggelar kegiatan pembinaan dan pengembangan inovasi perpustakaan sekolah.
Agenda tersebut bertujuan untuk menambah wawasan, pengetahuan, dan memotivasi petugas perpustakaan serta para guru agar bersama-sama meningkatkan literasi di lingkungan pendidikan.
Dalam kegiatan yang diikuti oleh petugas perpustakaan SD dan SMP se-Kota Mojokerto, para peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya transformasi perpustakaan menuju konsep digital.
Hal itu dianggap sebagai langkah strategis dalam menjawab perubahan zaman dan keterbatasan waktu belajar yang kini semakin sempit.
Pengembangan perpustakaan digital dinilai mampu menarik minat siswa dengan pendekatan yang lebih relevan, tanpa meninggalkan nilai-nilai literasi konvensional.
“Game tidak selalu berdampak negatif. Justru, jika dimanfaatkan dengan bijak, game edukatif bisa menjadi jembatan untuk menumbuhkan minat baca siswa. Di sinilah peran inovasi para guru dan pustakawan dibutuhkan,” kata Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




