Prof Madyan Jadi Rektor Unair 2025-2030, Gubernur Khofifah Ucapkan Selamat

Prof Madyan Jadi Rektor Unair 2025-2030, Gubernur Khofifah Ucapkan Selamat Gubernur Khofifah saat mengikuti rapat pleno pemilihan Rektor Unair periode 2025-2030.

Bahkan pencapaian dari tahun ke tahun ini membawa  memperoleh penghargaan sebagai The Most Improved University in Asia.

“Saat ini  mampu mencapai universitas top 300 dunia. Semoga dengan terpilihnya Rektor yang baru bisa membawa  meraih posisi 200 besar dunia” tuturnya.

“Untuk mencapai posisi tersebut, tentu harus didukung sinergi dan kolaborasi antara civitas akademika  sebagai kunci keberhasilan,” tambahnya.

Dikatannya, berbagai prestasi yang diraih  selama ini adalah capaian bersama dari hasil kerja keras. Untuk itu, pihaknya menghimbau untuk terus menjaga kekompakan yang menjadi kunci untuk tetap fokus dan konsisten dalam menjaga kualitas perguruan tinggi.

“Untuk civitas akademika  mulai tenaga pendidik, dosen, alumni hingga stakeholder, tetaplah solid, jaga kekompakan, jaga komitmen bersama dalam menjaga kualitas perguruan tinggi ,” paparnya.

Sementara itu, Prof. Sunarto menilai selama masa kepemimpinan Prof Nasih berhasil membawa  naik signifikan dalam pemeringkatan dunia, dari posisi lebih dari 700 ke peringkat 308 dunia.

Dia pun menyampaikan harapannya agar rektor terpilih mampu melanjutkan prestasi yang telah dicapai dan membawa  menuju target peringkat 200 besar dunia.

"Cita-cita kita bersama adalah membawa  masuk dalam jajaran 200 besar universitas terbaik dunia,” ujar Ketua MWA  Prof (HCUA) Dr Sunarto.

Sementara itu, Rektor  Periode 2020-2025 Prof Dr Mohammad Nasih memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam proses tersebut.

“Alhamdulillah, proses pemilihan rektor berjalan dengan aman, lancar, dan guyub. Tidak ada hambatan berarti, semua berlangsung secara adem dan penuh kekeluargaan. Kami sangat mengapresiasi para calon rektor serta seluruh sivitas akademika yang telah berperan aktif,” ujarnya.

Prof Nasih juga berharap rektor terpilih dapat membawa  terus berkembang dan beradaptasi di tengah perubahan lingkungan global.

“Target peringkat hanyalah indikator. Yang terpenting adalah peningkatan kualitas pendidikan dan dampak riset. Jika itu kita tingkatkan, peringkat akan mengikuti,” tuturnya.

Turut hadir dalam rapat pleno ini Ketua Mahkamah Agung RI sekaligus Ketua Majelis Wali Amanat (MWA)  Sunarto, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI Fauzan, Menteri Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Periode 2019-2024 Muhadjir Effendy, Rektor  periode 2020-2025 Mohammad Nasih, anggota MWA dan komite audit , serta 3 calon Rektor . (dev/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO