Perwakilan Lapas Pemuda Madiun disambut oleh pejabat dari Dinas Pendidika Kota Madiun
KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - Lapas Pemuda Madiun melakukan koordinasi untuk membahas Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pelaksanaan program pendidikan kesetaraan kejar paket A, B, dan C. Rabu (30/4/2025).
Hal tersebut merupakan komitmen Lapas Pemuda Madiun mendukung hak warga binaan untuk mendapat pendidikan.
BACA JUGA:
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
- Autodebit JKN Jadi Solusi Praktis Jaga Kepesertaan Tetap Aktif
- Lansia di Madiun Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga jadi Korban Tabrak Lari
Koordinasi dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun dan dihadiri oleh perwakilan Lapas Pemuda Madiun serta pejabat dari Dinas Pendidikan.
Pertemuan tersebut membahas teknis pelaksanaan kegiatan pembelajaran, pendampingan, hingga ujian kesetaraan yang akan diselenggarakan dalam lingkungan Lapas.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk tanggung jawab lembaga dalam memberikan akses pendidikan yang merata, sekaligus sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan pembinaan warga binaan.
“Kami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap mendapatkan hak pendidikan, yang tidak hanya meningkatkan kemampuan mereka, tetapi juga membangun bekal positif saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan menyambut baik inisiatif Lapas dan menyatakan dukungan penuh terhadap kelanjutan program kejar paket yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.
Melalui koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara instansi pemasyarakatan dan pemerintah daerah, demi terselenggaranya pendidikan kesetaraan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi warga binaan. (dro/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




