Pelaku saat diperiksa oleh kepolisian
BLITAR,BANGSAONLINE.com - NM (14) bocah perempuan asal Kesamben menjadi sasaran penganiayaan ayah kandungnya, ES (48) yang diduga emosi dan dalam keadaan mabuk.
Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pihaknya menerima laporan terkait dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh pelaku, warga Kesamben.
BACA JUGA:
- Remaja Putus Sekolah Dijajakan Layani Hidung Belang di Kota Blitar, 5 Mucikari Diamankan
- Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku Mucikari
- Diduga TPPO, Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Jadi Pemuas Pria Hidung Belang, Polisi Amankan Mucikari
- Polisi Ringkus Pembobol Sekolah di Blitar
"Benar, kami menerima laporan dugaan kekerasan pada anak di bawah umur pada bulan lalu. ES diduga melakukan pemukulan terhadap anak kandungnya, NM," katanya, Rabu (17/4/2025).
Putut menyebut, korban dan pelaku selama ini tinggal bersama dalam satu rumah. Sedangkan motif pelaku memukuli anaknya karena diduga emosi pergi bermain tanpa berpamitan.
Karena hal ini, korban yang sedang di dalam kamarnya bermain handphone langsung dihajar pelaku.
Saat beraksi, pelaku diduga juga tengah dalam pengaruh alkohol.
Setelah dilaporkan, pelaku kini telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Kasus itu pun kini masih diselidiki lebih lanjut oleh anggota Satreskrim Polres Blitar.
"Sudah ditahan, pelaku merupakan residivis kasus pengeroyokan, penganiayaan dan pencurian sebanyak 14 kali. Sekarang masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




