Kecelakaan Maut di Duduksampeyan Gresik, Dirlantas Polda Jatim Tunggu Hasil Analisis Petugas

Kecelakaan Maut di Duduksampeyan Gresik, Dirlantas Polda Jatim Tunggu Hasil Analisis Petugas Petugas dari Satlantas Polres Gresik saat olah TKP. Foto: Ist

Ia menyebut, hasil olah TKP diperkuat juga adanya rekaman CCTV, di mana bus melaju dari arah kiri, sementara mobil di jalur kanan.

"Mobil Panther keluar dari bahu jalan sempat oleng ke kanan sebelum terjadi kecelakaan. Namun, semua kejadian tersebut masih menunggu olah TKP dari tim Traffic Accident Analysis (TTA) Dirlantas Polda Jatim," tuturnya.

Komarudin menyatakan, petugas saat ini masih melakukan pendalaman. Tapi yang didahulukan ialah mengurus korban sembari menunggu keluarga mereka dari Tuban.

"Informasinya yang berangkat umroh satu orang, sementara yang lainnya merupakan keluarga korban yang hendak mengantar keberangkatan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Jasa Raharja Jatim, Tamrin Silalahi, mengatakan pihaknya turut berduka cita terhadap korban kecelakaan.

"Tadi informasi Dirlantas Polda Jatim korban meninggal ada 7 orang dan 2 orang alami luka-luka. Untuk 7 korban meninggal dunia berdomisili di Kabupaten Tuban. Petugas kami langsung mendatangi rumah korban sebagai ahli waris dan bisa langsung direalisasikan," paparnya.

Ia mengungkapkan, Jasa Raharja akan memberi santunan ke ahli waris korban. Untuk korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta per orang, sedangkan korban yang mengalami luka-luka sebesar Rp20 juta per orang.

"Kalau tidak ada ahli waris korban, pihak kami (Jasa Raharja) membiayai proses pemakaman sebesar Rp4 juta," ucapnya. (hud/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO