Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau warga agar melapor kepada ketua RW setempat, apabila hendak mudik lebaran 2025. Hal itu penting untuk memastikan keamanan lingkungan.
Menurutnya, koordinasi dengan RW diperlukann untuk mengantisipasi tindak kriminal terhadap rumah yang ditinggalkan.
BACA JUGA:
- Hapus Stigma Kapitalis, Eri Cahyadi Puji Kemandirian Kampung Pancasila Banjarsugihan
- Revitalisasi Dikebut, 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026
- Bukan Cagar Budaya Asli, Pemkot Surabaya Hapus Status dan Bongkar Fasad Eks Toko Nam
- Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Dibuka, Pemkot Surabaya Fokus Jemput Bola untuk Warga Desil 1-5
"Yang kita fokuskan pada waktu ada mudik adalah penguatan di kampung-kampung. Maka dari itu saya berharap, kalau ada yang pulang kampung, sampaikan ke RW," ujar Eri Cahyadi, Sabtu (29/3/2025).
Ia menegaskan bahwa dengan adanya laporan tersebut, RW bisa mengetahui rumah-rumah yang kosong sehingga dapat mengambil langkah pengamanan yang lebih baik.
"Sehingga kalau ada orang di rumah itu (yang kosong) maka berarti niatnya tidak baik. Kalau tidak laporan, ada hilangnya, ya jadi bingung. Ini waktunya kita saling menguatkan satu dengan yang lainnya," ujar Cak Eri, sapaan lekat Wali Kota Surabaya.
Ia juga mengingatkan warga agar memperhatikan kondisi kesehatan dan keamanan rumah sebelum bepergian.
"Tolong dicari waktu yang tepat, di mana kondisi badan fit. Yang kedua, juga tolong ketika sebelum mudik dilihat keamanan rumahnya, kompornya, dan semua pintu-pintu di rumah masing-masing," imbaunya.
Menurut dia, potensi bahaya seperti korsleting listrik bisa terjadi jika rumah ditinggalkan tanpa pengecekan terlebih dahulu. Oleh karena itu, ia meminta warga untuk memastikan kondisi rumah aman sebelum berangkat.
"Jangan sampai terjadi korsleting dan lain-lain yang merugikan diri kita sendiri," tuturnya.
Ia juga mengingatkan agar warga memilih waktu mudik yang tepat untuk menghindari kemacetan dan memastikan keselamatan dalam perjalanan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




