Kaderi (47), pedagang mi ayam yang menjadi korban penganiayaan Kepala Pasar Kolpajung.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kepala Pasar Kolpajung, Efendi, dilaporkan ke polisi lantaran menganiaya Kaderi (47), seorang pedagang mie ayam di Pasar Kolpajung, Sabtu (15/3/2025).
Penganiayaan tersebut langsung di laporkan ke Polres Pamekasan dengan nomor laporan LP/B/94/III/2025/SPKT/Polres Pamekasan/Polda Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Kaderi menceritakan, mulanya ia memberitahukan adanya kebakaran di Pasar Kolpajung ke pihak pemborong yang bertanggung jawab atas pemeliharaan pasar. Sontak hal itu memicu kemarahan Efendi.
"Hendak buka puasa, tiba-tiba kepala pasar teriak-teriak kemudian langsung terkam leher saya, dorong dada hingga lebam, dia emosi karena saya lapor ke pemborong kalau ada kebakaran di Pasar Kolpajung,” katanya.
Kaderi juga menceritakan bahwa ia sempat tidak dapat berjualan akibat kebakaran yang terjadi beberapa tahun lalu.
“Waktu itu sempat juga kebakaran kios yang saya sewa, akhirnya nebeng lagi di pinggir pasar karena ketika pendataan saya tidak bisa masuk lagi,” ujar Kaderi.
“Saya masih menunggu, Pak. Apakah saya masih tetap berjualan di dalam, saya hanya sebatas pedagang mie ayam untuk menghidupi keluarga sederhana saya,” ucapnya.
Salah satu pedagang pasar juga turut menceritakan bahwa Efendi memang dikenal cukup sombong di pasar tersebut.
"Memang jahat, kepala pasar itu kejam dan sok," kata salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya. (dim/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




