Mas Irfan Purbawanto Hidayat saat menjelaskan Meshless Method kepada mahasiswa pascasarjana di Laboratorium Inovasi Material ITS. (Ist)
BANGSAONLINE.com - Guru Besar (Gubes) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Mas Irfan Purbawanto Hidayat, dalam orasi ilmiahnya yang berjudul Perkembangan dan Peran Disiplin Komputasi Material: dari Geometri hingga AI, dan dari Energi hingga Green Economy, menjelaskan ranting keilmuan yang digelutinya merupakan penerapan dari teknik komputasi dalam bidang ilmu dan rekayasa material.
“Kepesatan ilmu komputasi ini menawarkan paradigma baru untuk pengembangan bidang keilmuan dan rekayasa material,” tutur Irfan (17/3/2025).
BACA JUGA:
- Unik, Doktor ITS Rancang Sistem Deteksi Depresi Berdasarkan Riwayat Medsos
- Dosen ITS Gagas Penyembuhan Kanker Anak Melalui Pendekatan Multisensory Healing Model
- Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru, Unirow Tuban Kini Miliki Lima Profesor
- Barunastra ITS Luncurkan Kapal Otonom Terbaru, Siap Ikuti Lomba IRC di Florida
Irfan menyebutkan bahwa komputasi material memiliki peran ganda dalam penerapannya. Kedua peran krusial tersebut untuk memprediksi sifat material yang belum diketahui dan juga untuk mengoptimalkan material yang sudah ada.
“Pentingnya kedua peran tersebut dapat didalami dengan hubungan atau peta Processing-Structure-Property-Performance (PSPP),” jelasnya.
Berangkat dari peran tersebut, alumnus magister dan doktor dari Universiti Teknologi Petronas, Malaysia ini membawakan kebaruan keilmuan berupa sebuah domain komputasi yang dapat diproses tanpa menggunakan mesh (jaring-jaring material) atau meshless method.
Metode tersebut memungkinkan analisis yang lebih mendekati karakteristik partikel material serta menghadirkan proses modifikasi yang lebih natural tanpa harus memecah mesh.
Tak hanya itu, keunggulan meshless method dapat diintegrasikan dengan deep learning, sehingga menghasilkan Physics-Informed Neural Networks (PINN). Dalam konteks ini, parameter yang terkait dengan prediksi maupun optimasi material dapat dilakukan secara terintegrasi dan lebih efisien.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




