Ike Fibriani menjelaskan tentang disertasinya yang berjudul Deteksi Kekerabatan Menggunakan Hybrid Vision Transformer Mamba Berbasis Mikroekspresi. Foto: Ist.
Hasil ekstraksi fitur kemudian dioptimalkan menggunakan metode Mamba untuk meningkatkan akurasi hasil dan menentukan hubungan kekerabatan.
“Setelah optimasi Mamba, nantinya akan keluar hasil adakah hubungan kekerabatan,” terangnya.
Ike menerangkan hasil sistem ViTMa memiliki tingkat keakuratan yang tinggi, sebesar 85,29 persen, mengungguli metode tradisional seperti CNN dan VGGFace.
Nantinya, sistem ViTMa pun dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam bidang, seperti forensik, psikologi, verifikasi dokumen, hingga keamanan dan sistem pengawasan. Dengan luasnya manfaat dan bidang yang dapat dicapai, Ike meyakini bahwa besar adanya potensi ViTMa untuk dikembangkan dan terus dioptimalkan kembali.
“Besar harapan saya sistem ini dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas,” ujarnya mengakhiri. (msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




