Polisi Ungkap Pelaku Mutilasi di Jombang

Polisi Ungkap Pelaku Mutilasi di Jombang Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Sehendra, saat konferensi pers terkait kasus mutliasi.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, ia menjelaskan motif pembunuhan yang dilakukan secara keji ini karena sakit hati. Terjadi cekcok di antara mereka yang mengakibatkan kematian korban.

"Pelaku dan korban awalnya pesta minuman keras dan sangat banyak dikonsumsi sehingga tidak terkendali. Sehingga pada saat selesai minum, ada cekcok. Cekcok itulah yang menimbulkan perkelahian terlebih dahulu di TKP. Setelah perkelahian, ada pukulan keras di bagian kepala, korban ini langsung jatuh tanpa ada gerakan apapun," urai Margono.

Merasa tak puas, pelaku ini kembali ke rumahnya untuk mengambil alat pemotong kayu (sosrok), yang digunakan sehari-hari untuk bekerja.

"Setelah diambil kembali ke TKP, korban ini digeser mendekati aliran sungai setelah itu dilakukan eksekusi, pemotongan kepala di situ. Sehingga memang di TKP tidak ditemukan bercak darah, karena aliran sungai itu yang membawa aliran darah untuk tidak terlihat," ucap Margono.

Setelah dilakukan pemotongan kepala, ia menyebut pelaku membawanya dan dibuang di sungai Ngreco, Desa Sidomulyo, Megaluh.

"Setelah membuang kepala, pelaku kembali lagi, untuk membuka baju dan juga celana, dan membungkus baju tersebut dengan alat yang dia gunakan dan dibuang di Sungai Dusun Beweh, Desa Ngogri, Megaluh," katanya.

Hingga saat ini, Margono menyatakan barang bukti senjata yang digunakan memotong kepala korban masih dalam pencarian.

"Pelaku dijerat dengan pasal 340, pasal 338, pasal 339, yang mana pelaku diancam hukuman mati atau paling lama 20 tahun," pungkasnya. (aan/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Video Vanessa Angel dan Suami Kecelakaan di Tol Jombang, Anak Selamat':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO