Ali Mannagali Parawansa
Menyikapi kondisi ini, Ali mengajak seluruh kader Ansor, Banser se-Surabaya agar melek dengan situasi GP Ansor Surabaya yang sedang tidak baik-baik saja.
“Mari sahabat-sahabat Ansor, Banser se-Surabaya saatnya kita bangkit, saatnya kita kembalikan Ansor pada khittohnya. Kita harus malu dengan muassis NU yang sudah melahirkan dan memperjuangkan," ujarnya.
Dia yang saat ini fokus mempersiapkan hal-hal strategis unt menyiapkan syarat bakal calon ketua sudah berusaha konfirmasi mengenai kepastian tanggal pelaksanaan.
Namun, tidak ada kepastian bahkan pengurus PCNU pun, ujar dia, mengaku belum mendapat undangan dari panitia Konfercab maupun dari Pengurus Harian PC GP Ansor Surabaya.
''Tidak ada kordinasi tidak ada pemberitahuan sama sekali, tidak ada surat apalagi meminta restu layaknya ayah dan anak," imbuhnya.
Perlu diketahui dari sekian bakal calon yang sudah menyatakan kesiapannya menjadi Ketua Ansor kota Surabaya, Ali Managalli terus mendapatkan dukungan. Gus Ali sapaan akrabnya mendapatkan dukungan dari para kiai, seluruh elemen Ansor dan Banser yang ada di Surabaya.
"Alhamdulillah, berkat restu para ulama, kiai serta sahabat Ansor , Banser serta senior semuanya, kami sudah mendapatkan rekom dari PAC dan PR GP Ansor se-Surabaya untuk maju Calon Ketua PC GP Ansor Surabaya," katanya.
Ketika ditanya apa yang melatarbelakangi menjadi ketua Ansor Kota Surabaya, Gus Ali dengan tegas menyatakan merasa terpanggil untuk memajukan dan memperbaiki manajemen PC Ansor kota Surabaya.
''Fakta ini bisa kita lihat bersama proses kaderisasi yang belakangan ini kurang maksimal, dan proses manajemen organisasi" katanya.
Walaupun sudah mendapatkan dukungan pihaknya masih terus memperkuat dan mempertebal dukungan.
"Kami dan tim tetap akan bekerja keras untuk beberapa hari kedepan hingga hari H konferancab pc gp ansor surabaya," ujarnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




