Warga Pulau Giliyang Sumenep Madura. Foto: Kompas
SUMENEP, BANGSAONLINE.com – Ternyata Allah SWT menganugerahkan keistimewaan luar biasa bagi Pulau Madura. Khususnya pulau Giliyang (Gili Iyang) Sumenep yang terletak di ujung paling timur Madura Jawa Timur.
Pulau yang terdiri dari dua desa - yaiu Desa Bancamara dan Banraas - ini dianugerahi oksigen kadar tertinggi dunia. Tepatnya terbaik atau tertinggi ke-2 setelah Yordania. Yakni 21,5 %.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
Karuan saja warga Pulau Giliyang sehat-sehat. Bahkan panjang umur.
"Kalau warga yang berusia 100 tahun di sini banyak," kata Hasyim Asy'ari, MPd, Kepala Sekolah SMA NU Nurul Hajar menjawab pertanyaan BANGSAONLINE.com.
Hasil penelusuran BANGSAONLINE, warga Pulau Giliyang bahkan banyak yang sampai berusia 125 tahun.
Maka, wajar jika Pulau Giliyang kemudian dikenal sebagai Pulau Awet Muda.
Menurut Hasyim Asy'ari, udara di Pulau Giliang memang beda sekali dengan daerah-daerah lain di Sumenep. Sebagai warga Giliyang ia merasakan betul bagaimana enaknya menghirup udara bersih di pulau yang dikelilingi lautan itu.
"Ya saya sangat merasakan, rasanya beda sekali dengan udara di daratan," tutur Hasyim Asy'ari. Yang dimaksud daratan adalah Kota Sumenep atau desa-desa lain di Sumenep dan sekitarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




