Bayi laki-laki yang ditemukan masih hidup di Gunung Anyar Surabaya. Foto: Rusmiyanto/BANGSAONLINE
Eli mencoba membersihkan tubuh bayi itu dengan air untuk menghilangkan semut yang berada di tubuh bayi.
“Bayi itu keadaan kulitnya pucat dan merah merah karena gigitan semut. Lalu saya bersihkan dan segera saya ke puskesmas Gunung Anyar. Setelah melakukan pertolongan pertama kemudian dibawa ke RS Haji,” tutup Eli.
Atas kejadian itu, Polsek Gunung Anyar melakukan olah TKP yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Gunung Anyar Ipda Aris Nuriyanto.
“Kita lakukan pemeriksaan ditempat ditemukan bayi juga keterangan yang menemukan awal. Juga kita mencoba mencari cctv ditempat kejadian guna mengetahui siapa pelaku pembuangan bayi. Meski CCTV yang ada dengan tempat kejadian jauh kita tetap berupaya mungkin ada petujuk lain,” ujar Aris Nuriyanto, Jumat (17/1/2025) pukul 17.00 WIB.
Bayi itu kini dirawat dan ditempatkan di ruang inkubator, mengingat kondisi bayi yang terlihat kekurangan gizi.
“Bila dilihat dari kondisi fisiknya, bayi ini baru dilahirkan 1 hingga 2 jam sebelum dibuang. Dan tubuh sang bayi terlihat kekurangan gizi sehingga dilakukan tindakan inkubator di rumah sakit Haji Sukolilo,” tutup Aris Nuriyanto. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




