Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Forkopimda usai sosialisasi PMK di Balai Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung, Rabu (15/1/2025).
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengimbau kepada para peternak agar waspada terhadap kondisi hewan ternaknya, untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kini sedang marak.
Imbauan tersebut disampaikan Bupati Yuhronur saat vaksinasi PMK di kandang ternak H. Suwito dan sosialisasi PMK di Balai Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung, Rabu (15/1/2025).
BACA JUGA:
- Upaya Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng
- Terkait Dugaan Perselingkuhan Eks Camat Karanggeneng, Bupati Lamongan Angkat Bicara
- Genjot Produktivitas Padi, Bupati Lamongan Salurkan Combine Harvester
- Lantik 34 Pejabat, Bupati Lamongan Tekankan Profesionalisme dan Integritas
Dalam sambutanya, Yuhronur optimis kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Lamongan bisa disembuhkan. Dia yakin pemberian vaksinasi dan sosialisasi imbauan kewaspadaan bagi peternak dapat memutus rantai penyebaran kasus PMK.
"Pemkab Lamongan optimis bisa menyembuhkan PMK. Untuk itu, bersama jajaran Forkopimda Lamongan terus berupaya keras agar dapat memutus rantai penyebaran kasus PMK. Yang pertama, kami berikan imbauan kepada peternak agar waspada dan tanggap akan keadaan ternaknya. Hari ini, kami juga melakukan vaksinasi pada ternak yang masih sehat dan sosialisasi kepada peternak," tuturnya.
Tidak hanya di Desa Balongwangi, vaksinasi PMK juga dilaksanakan di wilayah Puskeswan Sukodadi dan Solokuro. Total ada 75 ekor hewan ternak yang divaksin.
Terhitung sejak dilaksanakan vaksinasi pada awal Januari 2025, sudah ada 735 ekor hewan ternak yang sudah divaksin. Angka tersebut belum diakumulasikan dengan jumlah vaksin hari ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




