Klarifikasi Camat Asemrowo terkait video yang menuding perselingkuhan dirinya di dalam ruang kerja
"Saya tegaskan, bahwa perempuan yang ada di video itu adalah staf saya, bukan selingkuhan saya. Dia sengaja bersembuyi di meja ruangan saya karena ketakutan atas anarkis para ormas tersebut," tegasnya.
Sementara itu, staf Kecamatan Asemrowo Devika Sari mengaku saat itu dirinya ketakutan sampai bersembunyi di bawah meja.
"Saya takut saat mereka datang. Makanya, saya masuk ke bawah meja. Saya tidak sendirian, tapi ditemani oleh salah satu staf laki-laki lainnya bernama Alfian, yang juga ditugaskan untuk mempersiapkan live zoom meeting bersama Wali Kota Surabaya," ujar Devika Sari.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Agung membenarkan adanya kerusuhan yang dilakukan oleh benerapa orang mengaku sebagai ormas.
“Memang pada hari Senin kemarin pihak Kecamatan minta bantuan kepada kami untuk menertibkan adanya kegaduhan di kantor Kecamatan dan para ormas sudah meninggalkan tempat,” ujarnya, Rabu (8/1/2025).
Lebih lanjut apakah pihak Kecamatan Asemrowo akan melaporkan terkait kegaduhan ataupun pengrusakan serta video yang merusak nama baik Kecamatan Asemrowo.
“Kalau melaporkan tentang pengruskaan pihak kecamatan tidak melaporkan namun yang dilaporkan adalah tentang video yang diungah ke media sosial tentang perselingkuhan pak Camat, tapi laporan ke Polda Jatim,” ucapnya.
Camat Asemrowo Khusnul Amin berencana melaporkan pelaku yang sengaja menyebarkan video bohong ke media sosial ke Unit Siber Polda Jatim.
Pasalnya, video viral tersebut dianggp sangat merugikan dan berdampak negatif pada kehidupan pribadinya hingga kehidupan sosial di lingkungan kerjanya. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




