wartawan BANGSAONLINE.com saat bermalam di Gunung Kawi.
Saya lupa, apa nama aplikasi itu, yang jelas, aplikasi tersebut mampu berjalan mengikuti pendaki tanpa menggunakan data seluler.
Pendakian Dimulai!
Setelah istirahat sebentar, membayar simaksi, dan menata ulang perbekalan, kami memulai pendakian di gunung yang kata orang-orang sangat mistis dan digunakan sebagai tempat pesugihan.
Ternyata, gunung ini diluar dugaan saya!
Sepanjang jalur di gunung ini terasa empuk, kenapa? Karena saking jarangnya pendaki berkunjung ke sini, sehingga daun yang berguguran menumpuk di sepanjang jalur yang menjadikan terasa empuk saat di injak. Benar, saking jarangnya dilalui orang!

Jalur yang panjang mengharuskan kami membuka tenda di tengah perjalanan, tepatnya di pos 3, tempat yang pernah digunakan oleh Dzawin Nur, seorang pelawak atau stand up comedian Indonesia yang pernah melakukan pendakian di Gunung Kawi.
Bagaimana situasi saat bermalam di tempat yang angker itu? Apa yang terjadi pada kami? Apakah kami mampu melanjutkan perjalanan di keesokan harinya?
Pantau terus BANGSAONLINE.com untuk mendapatkan update kelanjutannya. Karena, gunung ini memiliki petilasan dan lebih ekstrem dari yang saya duga! Bersambung. (msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






