Pasangan Luluk Hamidah-Lukmanul Hakim saat berjabat tangan dengan Khofifah-Emil.
Ia menilai, ucapan selamat ini juga merupakan bentuk sikap legowo dari pasangan Luluk-Lukman. Sebab dalam sebuah kontestasi, kalah dan menang adalah hal yang biasa dan semua pihak harus saling menerima dengan kebesaran hati dan keikhlasan.
“Dalam sebuah kontestasi politik, tentu ada yang menang dan ada yang kalah. Namun yang lebih penting dari itu semua adalah persaudaraan dan persatuan. Ketika kontestasi sudah berakhir maka saatnya merajut kembali kebersatuan dan persaudaraan,” paparnya.
Lebih jauh, Khofifah berharap hal ini menjadi teladan rekonsiliasi hingga jaringan akar rumput. Bahwa pasca-Pilkada Jatim, saatnya semua bersatu dalam persaudaraan demi membangun Jawa Timur ke depan.
“Mari wujudkan semua guyup rukun. Tidak ada lagi pendukung nomor 1, 2 maupun 3. Yang ada semua bersatu membangun dan mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara,” pungkasnya.
KPU Jatim resmi menyelesaikan rekapitulasi Pilkada dengan hasil pasangan petahana Khofifah Indar Parawansa- Emil Elestianto Dardak menang telak atas dua penantangnya Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukman. Pasangan Khofifah-Emil meraup 12.192.165 suara dengan persentase kemenangan mencapai 58,81 persen.
Pasangan nomor urut 2 itu menang merata di 38 kabupaten/kota di Jatim. Sedangkan pasangan nomor urut 3 memperoleh 6.743.095 suara, dan pasangan calon nomor urut 1 memperoleh 1.797.332 suara. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




