Tumbuh Positif di Kuartal III 2024, Prudential Syariah Berhasil Salurkan Santunan Rp1,8 Triliun

Tumbuh Positif di Kuartal III 2024, Prudential Syariah Berhasil Salurkan Santunan Rp1,8 Triliun Direktur Prudential, Syariah Iskandar Ezzahuddin

SURABAYA,BANGSAONLINE.com -  PT Sharia Life Assurance () berhasil mencatat kinerja perusahaan yang solid sepanjang kuartal III/2024 dengan membukukan total pendapatan kontribusi sebesar Rp 2,7 triliun.

Hal itu menunjukkan tingginya kepercayaan peserta dalam memilih untuk perlindungan bagi diri mereka dan keluarga. Selama periode ini, tiga produk yang menjadi pilihan utama perlindungan bagi para peserta adalah PRUAnugerah , PRUWell Medical , dan PRUCinta.

Presiden Direktur Iskandar Ezzahuddin mengatakan, bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan para peserta, tenaga pemasar, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

"Sehingga kami berhasil mencatat pertumbuhan positif di sepanjang kuartal III/2024. Performa yang baik ini sekaligus memperkuat komitmen perusahaan untuk terus menjaga amanah dalam mendukung peserta memperoleh hidup yang lebih berkah, melalui berbagai layanan keuangan dan kesehatan yang mudah diakses, terjangkau, serta berpusat pada kebutuhan peserta," kata Iskandar.

Ia menuturkan, juga senantiasa memprioritaskan perlindungan para peserta dengan menyalurkan santunan dan manfaat yang sesuai dengan ketentuan polis, sekaligus mendorong semangat tolong menolong bagi sesama.

"Hingga kuartal III/2024, berhasil menyalurkan total klaim santunan dan manfaat bagi para peserta sebesar Rp1,8 triliun atau senilai dengan Rp6,5 miliar per harinya, meningkat 10%dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sampai saat ini, telah mengelola proteksi bagi hampir setengah juta peserta yang diasuransikan," tuturnya.

Iskandar menambahkan, kesehatan finansial perusahaan juga tercermin dari pencapaian tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) untuk Dana Tabarru sebesar 268% dan Dana Perusahaan sebesar 2.031% pada kuartal III/2024. 

Angka ini di atas ketentuan yang telah ditetapkan oleh regulator, sekaligus menunjukkan kemampuan perusahaan untuk dapat membayarkan santunan secara berkelanjutan hingga jangka panjang.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO