Foto Ustadz Adi Hidayat dan Presiden Prabowo Subianto inilah yang direkayasa dan dibumbuhi narasi bahwa tokoh Muhammadiyah itu diangkat sebagai Staf Khusus Presiden. Foto: Whatsapp
JAKARTA, BANGSAONLINE.com-Ustadz Adi Hidayat, Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, membantah dirinya diangkat sebagai Staf Khusus Presiden Prabowo Subianto sebagaimana isu yang beredar di media sosial.
“Isu dimaksud tidak benar adanya,” kata Adi Hidayat dalam rekaman video yang kini beredar.
BACA JUGA:
- Kiai Asep Berharap Indonesia Keluar dari BoP, Ketua PWNU Jabar: Kiai Asep Dibutuhkan NU
- Prabowo Undang Sejumlah Tokoh ke Istana, Bahas Isu Geopolitik
- Kesepakatan Prabowo-Trump: Produk AS Tak Perlu Sertifikasi Halal, Ini Respons LPPOM dan MUI
- Trump Suka Mendekte, PP Muhammadiyah Khawatir Prabowo Melunak Perjuangkan Palestina
Adi Hidayat minta isu itu diabaikan. Menurut dia, masih banyak orang yang lebih baik, lebih pantas dan lebih berwawasan.
Dia menuturkan, belakangan ini muncul sebuah isu di media sosial dan grup-grup whatsapp bahwa dirinya diangkat sebagai staf khusus presiden.
“Bahkan saya sendiri mendapati pertanyaan. Dan yang luar biasanya juga beberapa mengucapkan selamat dan doa terkait dengan isu ditetapkannya, diresmikannya, diangkatnya sebagai Stafsus Presiden,” kata Adi Hidayat.
Karena itu ia melakukan kelarifikasi lewat video.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




