Plt Kepala Diskopusmik Kabupaten Kediri, Santoso, dalam seminar kewirausahaan. Foto: Ist
Selain pelatihan dan fasilitasi perizinan, lanjut Santoso, pemerintah daerah setempat juga turut membantu dalam pemasaran produk. Untuk membantu pemasaran, produk UMKM yang telah dikurasi diikutsertakan dalam pameran baik tingkat lokal, regional maupun nasional.
"Kita juga siapkan Garasi UMKM yang ada di Pare, Grogol dan Papar untuk berjualan, termasuk memfasilitasi pelaku UMKM di Bandberjualan," sebutnya..
Sementara itu, seminar kewirausahaan yang diadakan itu diikuti sekitar 250 pelaku UMKM dari 20 kelompok UMKM baik dari Kecamatan Tarokan, Semen, Mojo, Banyakan, dan Grogol. Mereka pelaku UMKM yang selama ini mendapatkan pendampingan dari pemerintah daerah.
Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, menyebut seminar kewirausahaan diadakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri untuk memajukan UMKM. Diakui meski para pelaku UMKM telah naik kelas, seiring perkembangan pasar, pendampingan tetap dilakukan.
"Pelaku UMKM juga harus terus belajar, harus kreatif, inovasi harus tetap dilakukan," tuturnya.
Melalui kegiatan itu pula, ia berharap pelaku UMKM dapat menyampaikan hambatan yang tengah dialami dalam meningkatkan kualitas produk termasuk pemasaran. Di sisi lain, menjadi tugas pemerintah daerah untuk memberikan dukungan guna peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya dalam hal ini pelaku UMKM. (adv/pkp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




