Achmad Fauzi Wongsojudo.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pemkab Sumenep memberikan penghargaan kepada puluhan seniman dan budayawan atas sumbangsihnya, sehingga kesenian serta kebudayaan tetap lestari dan berkembang di masyarakat.
Achmad Fauzi mengatakan, pemerintah daerah memberikan penghargaan karena para seniman dan budayawan konsisten dalam melestarikan serta memelihara seni dan budaya.
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
Penghargaan ini merupakan bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah daerah kepada seniman dan budayawan yang telah berjasa menyumbangkan darmabaktinya secara konsisten merawat seni dan budaya.
"Kami mengharapkan pemberian penghargaan bisa memperkuat eksistensi pelaku dalam membangun ekosistem seni dan budaya di Kabupaten Sumenep," ujarnya saat ditemui, Senin (2/12/2024).
Ia pun berharap, seniman, budayawan, serta pemerintah untuk membangun sinergitas, kerja sama, dan kolaborasi dalam memajukan seni dan budaya, sehingga keberadaannya tetap lestari sepanjang waktu tidak tergerus oleh kemajuan zaman.
"Pemkab Sumenep jelas mendukung para seniman dan budayawan untuk eksis melahirkan karya demi menjadikan Kabupaten Sumenep sebagai salah satu daerah pusat kebudayaan Jawa Timur," katanya.
Fauzi juga berterima kasih kepada seniman, dan budayawan yang merawat seni dan budaya melalui karya nyata.
"Karena berkat produktivitasnya telah mewariskan dan memajukannya kepada generasi muda saat ini," ucapnya.
Dikatakan juga bahwa kursus seni online bagi para seniman, dan budayawan meningkatkan kreativitas serta inovasi hingga membuka ruang berkreasi dan berekspresi demi mendorong pembangunan di daerah, dunia seni, dan budaya di Sumenep. (aln/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




