UTM Kawal Kasus Pembunuhan Sadis Mahasiswi Fakultas Pertanian

UTM Kawal Kasus Pembunuhan Sadis Mahasiswi Fakultas Pertanian Rektor UTM saat memberi keterangan kepada awak media di Mapolres Bangkalan.

Ia berharap polisi memberikan hukuman maksimal kepada pelaku. Bukan hanya karena tindakan pelaku, tetapi juga untuk mengatasi budaya kekerasan yang sering terjadi di .

"Ini bukan hanya persoalan pelaku, tetapi juga budaya kekerasan yang sering kali terjadi di Kabupaten ," ucapnya.

Ia pun berharap pelaku tidak hanya dijerat dengan Pasal 338, tetapi juga Pasal 340, karena itu akan memberikan efek jera atas budaya kekerasan yang selalu terjadi di Kota Dzikir dan Sholawat.

"Kita percayakan kepada polisi, jika ada unsur perencanaan, Pasal 340 bisa diterapkan. Namun, kewenangan ada pada Polres ," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, Sudarto, mengapresiasi Polres yang cepat menangkap pelaku. Bahkan, ia meminta bantuan kepada UTM untuk mengawal dan membantu proses hukum tersebut.

"Keluarga korban juga memohon agar UTM dapat mengawal sepenuhnya proses hukum ke depan. Pembunuhan ini sangat sadis, korban dalam kondisi hamil 2 bulan, dibacok, digorok lehernya, hingga dibakar. Kasus ini perlu mendapatkan perhatian khusus," cetusnya. (uzi/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Semakin Ketat, Penyekatan Jembatan Suramadu Dilakukan di Dua Sisi ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO