Khofifah Indar Parawansa saat menunjukkan penghargaan yang diraih.
Program ini sengaja digagas dalam rangka mempertegas legalisasi status desa mandiri dengan mengoptimalkan potensi dan sumberdaya desa. Sejak 2021 hingga November 2024, setidaknya telah muncul 432 ikon wisata desa baru di 29 kabupaten dan 1 kota di Jawa Timur.
“Selain itu kita juga punya program Desa Mandiri, yang saat ini jumlahnya lebih dari 4 ribu desa mandiri. Dan jumlah ini adalah yang tertinggi dibandingkan provinsi lain di Indonesia,” kata Khofifah.

Program pembangunan desa sengaja digelontorkan, karena ia melihat bahwa ada ketimpangan yang nyata antara masyarakat desa dan kota, di mana angka kemiskinan di desa begitu tinggi. Kesenjangan itu yang ingin dipangkas Khofifah dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Maka penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh elemen di Jatim yang telah bersama sama kami membangun desa, membawa desa Jatim semakin berkemajuan. Karena kalau pemerintah saja memang tidak nutut. Sehingga ada sektor swasta, profesional, perguruan tinggi, lembaga perbankan dan keuangan, LSM, komunitas,yang kami bersinergi untuk mewujudkan itu,” tuturnya.
“Terima kasih Detik Jatim. Teruslah menjadi bagian penguat untuk kemajuan Jatim,” pungkasnya.
Dalam kategori yang sama, sejumlah tokoh juga meraih penghargaan seperti Khofifah. Yaitu Muhammad Sarmuji, Said Abdullah, Mukhamad Misbakhun, Mia Amiati dan juga Saifullah Yusuf. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




