Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri nomor urut 1 Vinanda Prameswati dan Gus Qowim saat debat terakhir
Vinanda juga menekankan upaya pengelolaan sampah yang terintegrasi melalui implementasi manajemen sampah terpadu.
Seperti diketahui, saat ini sampah di Kota Kediri dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Per hari, sampah masuk di TPA Klotok mencapai 173 ton.
“Kami akan mengupayakan pengolahan sampah yang terintegrasi melalui implementasi manajemen sampah terpadu dari rumah tangga hingga TPA termasuk pengembangan bank sampah,” tandasnya.
Tak hanya itu, Gus Qowim menambahkan, mereka juga memiliki program Smart Living. Program ini disiapkan untuk kesejahteraan masyarakat.
Di dalamnya ada Dokter Keluarga, Kota Ramah Disabilitas dan Hallo Warga sebagai layanan terpadu warga.
“Seluruh misi dan visi, seluruh program yang kami miliki adalah kesiapan dalam rangka menuju Indonesia Emas. Kediri telah siap mulai sekarang untuk menyongsong Indonesia Emas. Smart Living dan Lingkungan Indah Berkelanjutan adalah program andalan (pasangan) Mapan,” tegas Gus Qowim. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




