Di Depan Pergunu Jatim, Kiai Asep Sebut Khofifah Cagub Paling Loman alias Dermawan

Di Depan Pergunu Jatim, Kiai Asep Sebut Khofifah Cagub Paling Loman alias Dermawan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, Emil Elestiando Dardak dan Muhammad Ghofirin foto bersama Pengurus Pergunu Jatim di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, Rabu (13/11/2024). Foto: mma/bangsaonline

Kelebihan lain dibanding calon gubernur lainnya, tegas Kiai Asep, punya orientasi jelas dalam memimpin Jawa Timur. Menurut dia, sering menyitir kaidah fiqih yang sering disampaikan Gus Dur: Tasyarruful Imam ‘alarraiyah manuthun bil maslahah. Yang artinya, bahwa kebijakan atau Keputusan seorang pemimpin harus diorientasikan kepada kepentingan atau kemaslahatan rakyatnya.

“Kalau di Mojokerto Gus Barra,” kata sembari mengatakan bahwa Gus Barra selain loman juga menjadi ketua beberapa organisasi, antara lain Ketua PC Ansor Mojokerto.

Kini Gus Barra juga calon bupati Mojokerto.

Menurut , dari segi logika juga paling unggul. Menurut dia, punya rekam jejak sangat baik. , kata , pernah menjadi anggota DPR RI termuda. Berusia 27 tahun. Bahkan jadi bintang Senayan.

juga pernah menjadi menteri, baik pada era Presiden Gus Dur maupun Presiden Jokowi.

“Gus Dur mengatakan adalah menteri serba bisa,” kata sembari menjelaskan bahwa dijadikan menteri apa saja bisa.

Acara Silaturahim itu juga dihadiri Emil Elestianto Dardak, calon wakil Gubernur Jawa Timur yang berpasangan dengan . Emil banyak mengungkap prestasi Jawa Timur selama kepemimpinan -Emil.

Dalam acara yang dipandu Muhammad Ghofirin, Sekjen Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) itu, Emil juga menyampaikan pentingnya pelajaran coding dan artificial intelligence (AI). Ia sempat berdialog dengan seorang ibu guru yang juga pengurus Pergunu Sidoarjo. Guru SD itu mengaku sudah memanfaatkan AI dalam menyampaikan pelajaran pada murid-muridnya.

Menurut Emil, ke depan kita memang harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, termasuk coding dan AI.

Emil mengaku senang bertemu dengan para guru NU yang dianggapnya luar biasa.

“Bukan hanya pinter tapi juga berakhlak,” kata Emil memuju para guru NU. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO