Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, saat silaturahmi dengan keluarga besar Majelis Agung GKJW di Balewiyata Kota Malang. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
KOTA MALANG, BANSAONLINE.com - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, silaturahmi dengan keluarga besar Majelis Agung GKJW di Balewiyata, Rabu (6/11/2024).
Tak hanya silaturahmi, dalam kesempatan ini Khofifah juga melakukan dialog konstruktif bersama para pendeta terkait pentingnya merawat persaudaraan sejati, dan membangun kesejahteraan di Jawa Timur nantinya.
BACA JUGA:
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Program Bongkar Ratoon Tebu Dimulai di Desa Pinggirsari
Ketua Majelis Agung GKJW periode 2022-2025, Natael Hermawan Prianto, mengatakan bahwa pihaknya senang dan menyambut baik kedatangan Khofifah yang menyempatkan waktu bertemu dengan para pendeta di bawah koordinasi GKJW.
“Kami menyampaikan terima kasih Ibu Khofifah menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan kami dan mengingat keluarga besar GKJW. Sebagaimana dulu beliau juga sudah pernah hadir di sini. Kami juga senang beliau punya semangat yang tinggi untuk merawat keberagaman, persaudaraan sebagaimana yang dirintis oleh Gus Dur,” ucapnya.

Agenda tersebut kental dalam membangun komunikasi, menjaga moderasi, dan menyemai toleransi di Jawa Timur, yang mana persatuan dan kondusivitas menjadi modal yang kuat untuk pembangunan daerah nantinya.
“Beliau pengalamannya sangat komprehensif, beliau tidak hanya pandai dan cermat dalam perencanaan juga sangat gesit turun lapangan. Itu menjadi modal seorang pemimpin yang baik sehingga kita harap Jatim bisa semakin maju dan jadi gerbang baru nusantara,” kata Natael.
Dalam forum ini banyak disampaikan masukan dan juga rekomendasi dari para pendeta terkait banyak hal. Mulai dari infrastruktur, masalah sosial kemasyarakatan, masalah ekonomi dan juga pertanian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




