Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo (kanan), bersama Plt Bupati Gresik, Aminatun Habibah, dan Sekdakab Gresik, Achmad Waahil Miftahul Rachman saat launching aplikasi Gapura. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
Agung menyampaikan, aplikasi Gapura memiliki beberapa tujuan utama, yakni menyediakan akses pembelajaran yang fleksibel dari segi waktu dan tempat, menyediakan materi pelatihan yang selalu diperbarui dan relevan dengan tantangan lapangan, serta menghemat biaya pelaksanaan pelatihan karena materi dapat diakses secara daring.
"Sebagai bagian dari upaya mendukung program Indonesia Emas 2045, aplikasi Gapura diharapkan menjadi solusi efektif dalam menciptakan ASN yang unggul dan kompeten. Dengan aplikasi ini, ASN diharapkan dapat mengembangkan kemampuan mereka secara mandiri dan efisien, sehingga mampu menghadapi tantangan yang semakin dinamis," paparnya.
Ia menambahkan, terdapat 5 manfaat utama yang dapat diperoleh ASN melalui penggunaan Gapura, yakni pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami, dengan materi yang dikemas secara interaktif, meningkatkan rasa percaya diri ASN berkat kompetensi yang terus diasah.
Kemudian, sertifikat pelatihan yang dapat diakses secara langsung melalui akun SIMPEG, pemenuhan hak ASN untuk mengikuti pelatihan dengan minimum 20 Jam Pelajaran (JP) setiap tahunnya, dan meningkatkan keterampilan digital ASN sehingga siap menghadapi era digital.
"Dengan hadirnya aplikasi Gapura, Pemkab Gresik berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kompetensi ASN yang berkelanjutan, sejalan dengan perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat," ucap Agung. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






