Pj Gubernur Jatim, Adhy karyono saat menyampaikan pesannya kepada kontingen kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VII Korps Pegawai Republik Indonesia
Tak lupa pula, Adhy juga berpesan agar para Kafilah selalu menjaga kesehatan dan bertanding secara fair serta menghormati adat istiadat yang ada di Palangkaraya.
"Saya tekankan pula kita harus fair, harus objektif. Kami mohon pada pembina kalau menang harus yang fair dan adil. Namun, saat ada sesuatu yang dicurangi, maka kita menggunakan cara baik untuk mengkoreksi itu," ucapnya.
Lebih lanjut terkait kesejahteraan ASN, Adhy mengatakan saat ini Pemprov Jatim telah menjalin kerjasama dengan sejumlah stakeholders untuk memberikan permodalan bagi para ASN yang akan purna tugas atau pensiun.
"Kita sudah bekerja sama dengan beberapa mitra, untuk pembekalan dan permodalan. Minimal 2 tahun atau 5 tahun sebelum pensiun. Sehingga mereka memiliki penghasilan tambahan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala BKD Jatim yang juga Sekertaris Korpri Jatim Indah Wahyuni menyampaikan, ajang MTQ Korpri 2024 kali ini merupakan momentum untuk merekatkan tali persaudaraan antar ASN sekaligus sebagai media syiar Islam di lingkungan pemerintahan.
Adapun umlah kontingen yang dikirimkan oleh Jatim sebanyak 60 orang yang terdiri dari peserta 30 orang, pembina 18 orang dan official 12 orang.
"Para Kafilah dibimbing langsung oleh pembina MTQ nasional sehingga kita berharap dengan adanya bimbingan langsung ini bisa meraih prestasi juara umum," pungkasnya. (dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




