Para relawan Mubarok Kecamatan Kutorejo berkumpul di Bendunganjati Pacet Mojokerto, Ahad (26/10/2024). Foto: bangsaonline
“Kalau kacangnya habis bilang,” kata Kiai Asep.
Para emak-emak langsung jawab. “Tasek (masih ada) Kiai,” kata mereka.
Kiai Asep mengaku akan terus menyuplai kacang untuk camilan dan kopi di posko Mubarok.
Tapi proses menggorengnya agak lama. “Dalam empat hari dapat 300 karung,” tutur Kiai Asep sembari mengatakan bahwa kacang itu tidak digoreng pakai minya tapi pakai pasir.
Malik Effendi, mantan anggota DRPD Jatim, minta agar posko pemenangan itu benar-benar dimanfaatkan untuk kemenangan Mubarok. Selain sangat strategis, posko itu juga memberi semangat kebersamaan dalam mendiskusikan kemenangan Gus Barra-Rizal.
Malik Effendi juga mengingatkan tentang kemungkinan terjadi kecurangan dalam pelaksanaan Pilbub Mojokerto 2004 itu. Politisi asal Sumenep Madura itu mengaku mulai mendengar sayup-sayup rencana-rencana politik kotor yang akan melanggar aturan. Diantaranya mempermainkan C-1 dan praktik politik kotor lainnya. Karena itu ia minta agar para saksi waspada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




