Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, saat konfrensi pers dengan wartawan seusai membagikan bingkisan kepada warga Mojokerto di kampus Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Pacet Mojokerto, Kamis (27/3/2025). Foto: MMA/bangsaonine
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com-Setiap bulan suci Ramadan, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, istiqamah membagikan bingkisan kepada warga Kabupaten Mojokerto Jawa Timur. Ramadan tahun ini Kiai Asep membagikan 48.000 bingkisan. Yaitu berupa beras, sarung dan uang.
Bingkisan itu dibagikan kepada semua kelompok masyarakat. Tanpa pandang bulu.
BACA JUGA:
- Jelang Armuzna, Ini Taushiah Penting Amirulhaj Prof Kiai Asep kepada Jemaah Haji dan Petugas Haji
- UAC Bakal Buka Program Nuklir, Program Hukum Keluarga Islam Jadi Ilmu Layak Jual, Jika...
- Kiai Asep Cukup Persiapan Dua Bulan, Jika PP Amanatul Ummah Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Muktamar NU
- Siap Tanggung Konsumsi Muktamirin, Kiai Asep Persilakan Amanatul Ummah Ditempati Muktamar ke-35 NU
“Sebanyak 12.000 KK dibagikan kepada warga di sekitar Pondok Pesantren Amanatul Ummah,” kata Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA kepada BANGSAONLINE, Sabtu (29/3/2025).
Kiai Asep memang pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amantul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur. Selain itu Kiai Asep juga ketua umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu).
Menurut Kiai Asep, puluhan ribu bingkisan itu sebagian dibagikan langsung kepada warga masyarakat. Artinya, mereka diundang dalam acara buka bersama sekaligus istighatsah di Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Pacet Mojokerto.
Seusai buka puasa dan shalat jemaah maghrib mereka diberi satu persatu bingkisan yang terdiri dari beras, sarung dan uang.
Tapi ada juga yang dibagikan lewat perwakilan kelompok masyarakat, termasuk lewat lurah atau kepala desa dan relawan Gus Barra, putra Kiai Asep yang kini jadi bupati Mojokerto.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




