JAMBI, BANGSAONLINE.com – Gubernur Jambi Al-Haris menilai bahwa Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, tidak hanya memikirikan kesuksesan diri sendiri tapi juga sangat peduli terhadap nasib orang lain. Padahal Kiai Asep orang sukses dan sibuk.
“Banyak orang hanya memikirkan suksesnya diri sendiri. Tapi ayahanda ini masih berpikir orang lain,” ujar Gubernur Jambi Al Haris dalam acara pelantikan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Pengurus Wilayah Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Jambi di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Rabu (8/7/2026).
Gubernur Al Haris menyebut contoh kepedulian Kiai Asep terhadap Pergunu dan JKSN. Menurut dia, di tengah kesibukannya Kiai Asep masih memimpin Pergunu dan JKSN.
“Ayahanda masih mau menaungi Pergunu dan JKSN,” ujar Al Haris saat menyampaikan sambutan.
Ia mengajak Pergunu dan JKSN ikut memberantas geng motor yang menimbulkan keresahan masyarakat Jambi.
“Geng motor sudah banyak yang meninggal dan luka,” ujar Gubernur Al Haris.
Ia mengaku melakukan pendekatan ke sekolah-sekolah agar para pelajar tidak terlibat geng motor.
Selain geng motor, Gubernur Al Haris juga mengajak Pergunu dan JKSN memberantas judi online, pinjaman online illegal, dan narkoba.
“Saya berharap Pergunu dan JKSN terus mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan, serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan sejuk bagi masyarakat. Setiap orang memiliki peran dalam pembangunan dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban,” tegas Gubernur Al Haris sembari mengatakan bahwa pemerintah Jambi melakukan gerakan bersama ribuan pelajar SMA, SMK dan Madrasah Aliyah.
Menurut Al Haris, masalah geng motor, narkoba, judi online, pinjaman inline illegal, dan penyakit sosial lainnya tak bisa ditangani pemerintah sendirian.
“Ini tugas kita bersama. Saya berharap para guru NU dan JKSN ikut membantu pemerintah membimbing anak-anak kita agar terhindar dari narkoba, geng motor, judi online, pinjaman online, dan berbagai pengaruh negatif lainnya,” harap Al Haris.
Kiai Asep mengucapkan terimakasih terhadap Gubernur Jambi Al Haris karena telah memfasilitasi tempat acara pelantikan di kantor Gubernur.
“Alhamdulillah pelantikan hari ini berlangsung dengan sangat khidmat. Terima kasih kepada Pak Gubernur yang telah memfasilitasi tempat sehingga acara dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Dalam taushiahnya Kiai Asep menyatakan bahwa peran guru sangat penting dalam merealisasikan cita-cita luhur kemerdekaan, yakni Indonesia maju, adil dan makmur.
Menurut Kiai Asep, untuk mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan maka negara atau pemerintah harus ditopang oleh empat pilar.
“Kita punya teori قِوَامُ الدُّنْيَا بِأَرْبَعَةِ أَشْيَاءَ: بِعِلْمِ العُلَمَاءِ، وَعَدْلِ الأُمَرَاءِ، وَسَخَاوَةِ الأَغْنِيَاءِ، وَدُعَاءِ الفُقَرَاءِ.,” ujar pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur itu.
Teori itu, menurut Kiai Asep, dijadikan visi misi Amanatul Ummah. Terutama untuk mencetak generasi unggul yang meliputi empat kategori.
“Pertama, ulama besar dan ilmuwan-ilmuwan besar yang menerangi dunia, utamanya Indonesia.
Kedua, mencetak pemimpin bangsa Indonesia serta pemimpin dunia yang akan selalu mengupayakan terwujudnya kesejahteraan dan tegaknya keadilan, utamanya di negara Republik Indonesia.
Ketiga, mencetak konglomerat besar yang akan memberikan kontribusi maksimal terhadap terwujudnya kesejahteraan bangsa Indonesia.
Keempat, menciptakan professional yang berkualitas dan bertanggungjawab. Ini, menurut Kiai Asep, untuk mengganti para fuqoro atau orang miskin.
“Karena kita tidak boleh memproduksi orang miskin,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Pergunu itu.
Dalam acara itu hadir Sekjen PP Pergunu Dr Aris Adi Laksono, Wakil Ketua PP Pergunu Dr Saepulloh, Sekjen JKSN Muhammad Ghofirin, Ketua PW Pergunu Jambi Sahudi Ramli, Staf Ahli Gubernur Fery Kusnadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi Ariansyah, dan pejabat Pemprov Jambi lainnya.










