Pj Gubernur Adhy Karyono saat menyerahkan PKH plus pada lansia
Pemberian bantuan ini juga sekaligus perayaan Hari Jadi Pemprov Jatim ke-79. Pada prinsipnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya untuk hadir di tengah-tengah semua yang memang memerlukan kebutuhan.
Di mana PKH Plus ini adalah program yang bertujuan untuk menguatkan ekonomi bagi keluarga yang memiliki kerentanan sosial.
Sementara itu, Pjs Walikota Surabaya Restu Novi Widiani menyampaikan launching program PKH Plus merupakan program bansos bagi keluarga yang memiliki lansia usia 70 tahun keatas.
“Program ini dimulai dari tahun 2019, namun mengalami perluasan sehingga seluruh Kabupaten/ Kota mendapatkan bansos,” kata Novi.
“Surabaya termasuk salah satu kota yang mendapat kesempatan tahun ini, di triwulan ke 4,” tambahnya.
Novi melanjutkan, untuk Kota Surabaya dilakukan penyaluran kepada 216 penerima manfaat tersebar di 18 kecamatan, namun tidak dihadirkan semua dilapangan. Hari ini dikhususkan kepada 102 orang di Kecamatan Tambaksari.
“Tadi juga ada peserta asistensi penyandang disabilitas berat juga, kita juga berikan transport kepada para pendampingnya untuk penjangkauannya,” imbuhnya.
“Kita memberikan uang tunai selama 1 tahun dengan jumlah sebanyak Rp 2.000.000 dan disalurkan dalam 4 tahap tapi karena mereka masuk di triwulan ke 4 ini, maka hanya menerima Rp 500.000,” tutupnya.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Fitria (48 tahun), salah satu penerima bantuan sosial disabilitas berat asal Kecamatan Tegalsari berharap kedepannya program bantuan ini dapat terus berlanjut.
“Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada kami. Sangat membantu untuk kehidupan sehari - hari. Semoga bisa lebih diperhatikan lagi lansia yang membutuhkan dan para penyandang disabilitas juga,” harapnya. (dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




