SMA Gloria II Surabaya

Tetapi Robby tak membantah jika pihak sekolah masih dimintai keterangan dari unit PPA Polrestabes Surabaya.
“Maaf kami masih ada tamu dari Polrestabes Surabaya,” tutupnya.
Masih di SMA Gloria II, BANGSAONLINE berhasil menemui Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya IPTU E. Octavianus. M.
“Kami kesini memastikan apakah Kejadianya dilokasi sekolah Gloria serta murid yang diperlakukan tidak semestinya adalah siswa sini. Tapi lebih jelasnya tanya Kasat Reskrim karena satu pintu,” ujar perwira mantan Kanit Reskrim Polsek Tandes itu.
Surat tersebut adalah respons dari keributan yang diduga adanya pemukulan oleh pihak wali siswa SMA Cita Hati bernama Ivan.
Aksi keributan berawal dari SMA Cita Hati yang kalah bertanding basket dengan SMA Gloria II.
Karena berhasil memenangkan pertandingan, salah satu pemain basket SMA Gloria EN mengejek lawannya berinisial AL. Tak terima diejek, AL mengadu kepada sang ayah, Ivan.
Ivan pun mendatangi membawa bodyguard SMAS Gloria 2 keesokan harinya, Senin (21/10/2024), untuk menuntut permintaan maaf dari EN. Diduga pihak Ivan melakukan pemukulan terhadap EN sambil meminta EN untuk bersujud meminta maaf.
Kabar yang berembus Ivan adalah seorang pengusaha tempat hiburan malam di Surabaya. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




