Sekretaris DPC PDIP Gresik, Noto Utomo (berdiri) saat konsolidasi pemenangan pasangan Yani-Alif. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gresik mengajukan pemecatan kepada Sekretaris PAC PDIP Kebomas, Mega Bagus Saputra.
Sekretaris DPC PDIP Gresik, Noto Utomo, menuturkan alasan rekomendasi pemecatan itu lantaran Mega Bagus mendukung kotak kosong di Pilkada Gresik 2024.
BACA JUGA:
- PDIP Jatim Belum Sampaikan 18 Nama Ketua PAC Terpilih se-Gresik, Sekretaris DPC: Rencana Bulan Ini
- Wadahi Kreativitas Gen Z, PDIP Gresik Sukses Gelar Barata Ngabuburit E-Sport Championship 2026
- Perkuat Sinergi Parpol-Ormas, PDIP Gresik Silaturahmi ke PCNU Salurkan 1.000 Sarung
- PDIP Gresik Jaring 24 Nama Calon Ketua PAC Kebomas
Ia menyebut hal itu merupakan bentuk ketidakpatuhan kader PDIP terhadap keputusan DPP PDIP yang telah memberikan SK rekomendasi pada Paslon Cabup-Cawabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif.
"Sudah kami putuskan. Hasil rapat, Senin (7/10/2024), yang langsung saya pimpin, DPC memutuskan untuk mengajukan pemecatan Bagus ke DPD," kata Noto Utomo kepada BANGSAONLINE, Minggu (13/10/2024).
Sebelumnya, kata Noto, DPC telah melayangkan surat panggilan kepada Mega Bagus untuk memberikan klarifikasi atas tindakannya mendukung deklarasi gerakan bumbung kosong di beberapa kecamatan.
"Atas sikap kader kami itu sudah kami layangkan surat panggilan satu dan dua, agar Bagus datang ke DPC untuk memberikan klarifikasi, namun tak pernah hadir," ungkap Noto.
Meski telah dipanggil, Bagus tidak pernah hadir dan tetap menyuarakan pemenangan kotak kosong di Pilkada Gresik November mendatang.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




