Simak Alasan Antibiotik Harus Dihabiskan. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Antibiotik merupakan jenis obat yang digunakan untuk melawan bakteri yang berkembang pada tubuh manusia maupun hewan. Antibiotik harus dikonsumsi sampai tuntas agar bakteri yang menginfeksi tubuh dapat dibasmi dengan sempurna.
"Antibiotik itu kan anti-bakteri berarti kita sedang terinfeksi bakteri. Bakteri itu adalah makhluk hidup dimana kita butuh waktu untuk mematikan secara sempurna, mati total," ujar Apoteker Windi Wikandari.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
Jenis-jenis bakteri yang tumbuh di dalam tubuh memerlukan waktu yang berbeda-beda untuk membunuhnya.
"Ada yang butuh waktu 5 hari, ada yang butuh waktu 7 hari, ada yang butuh waktu 14 hari, bahkan ada yang butuh waktu 6-12 bulan. Itu sudah diteliti bahwa bakteri tertentu ini bisa mati dalam jangka waktu tersebut," ujar Windi.
Windi menegaskan bahwa jangan sampai obat antibiotik berhenti diminum sebelum akhir periode konsumsi, meskipun gejala penyakit yang diderita sudah menurun atau hilang.
Apabila mengonsumsi antibiotik tidak sampai tuntas, akan membuat bakteri tersebut aktif kembali dengan kekebalan yang lebih kuat terhadap antibiotik yang sama.
"Masalahnya, jika bakteri sudah kebal antibiotik pertama kita harus minum dalam waktu yang lebih panjang. Misal, udah resisten obat TB yang (semula minum) enam bulan tadi, harus minum 12 bulan, atau minum lebih lama lagi, bisa lebih panjang dari 12 bulan. Harga yang dibutuhkan semakin lebih tinggi lagi kalua kita terkena resistensi anti-mikroba," jelas Windi.
Jadi antibiotik perlu diminum sesuai dengan anjuran dokter dan diminum tepat waktu sehingga tidak memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang menjadi lebih banyak.
(ans)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




