SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Peristiwa pembacokan di wilayah Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, belum diungkap oleh polisi.
Kapolsek Kedungdung Iptu Syafriwanto membenarkan terdapat peristiwa pembacokan di Kedungdung, tepatnya di Desa Batuporo Timur, Jumat (16/8/2024).
BACA JUGA:
- Vonis 5 Tahun Penganiaya Guru Tugas di Sampang, Kuasa Hukum Korban Singgung Percobaan Pembunuhan
- Polres Sampang Bantah Ada Penghadangan Saat Penangkapan Lansia di Ketapang
- Pemuda di Tambelangan Sampang Ditangkap usai Curi 16 Karung Gabah dan Beras
- Motor Petani Tembakau di Camplong Sampang Hilang saat Ditinggal ke Sawah
"Perkaranya ditangani Polres Sampang, silakan hubungi humas," kata Syafriwanto saat dihubungi BANGSAONLINE.com, Sabtu (17/8/2024).
Sementara Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie mengaku belum menerima informasi atau laporan terkait pembacokan di wilayah Kecamatan Kedungdung.
"Masih nunggu balasan dari kasatreskrim, Mas. Saya kalau gak ada konfirmasi takut salah kalau perkara," ungkapnya.
Sebelumnya, informasi yang dihimpun BANGSAONLINE.com, pria yang jadi korban pembacokan tersebut berinisial M, warga Dusun Berbulu, Desa Batuporo Timur.
Ia dibacok oleh orang tak dikenar (OTK) pada bagian perut.
"Itu tadi malam kejadiannya, sementara posisinya di sebelah timur rumah warga," kata warga yang meminta agar namanya tidak ditulis.
Ia mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi terdapat luka bacokan dan meminta tolong kepada warga yang melihatnya.
"Dalam kondisi terluka, korban meminta tolong sembari menunjukkan luka bacokannya kepada warga," ungkapnya.
Warga menduga pembacokan ini dilatarbelakangi motif asmara.
"Kalau motifnya tidak ada satu warga yang tahu. Cuman warga menduga motif asmara," imbuhnya. (tam/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




