Fandi Akhmad Yani.
"Sehingga, PDIP Gresik masih kurang 2 persen atau 1 kursi untuk mengusung paslon pada Pilkada Gresik," terangnya.
Karena itu, PDIP Gresik harus membangun koalisi dengan parpol lain untuk mencukupi kekurangan kursi 20 persen.
"Saat ini kami tengah komunikasi dengan parpol lain untuk membangun koalisi," katanya.
Ditanya surat tugas untuk bacawabup dari DPP PDIP, Noto mengatakan sejauh ini hanya untuk Gus Yani.
"Kalau soal surat tugas untuk bacawabup saya belum monitor. Yang saya tahu untuk Gus Yani," pungkas Noto.
Sekadar diketahui, DPP PDIP mengeluarkan 11 surat tugas untuk bakal calon bupati dan bakal calon wali kota di Jawa Timur untuk Pilkada serentak tahun 2024.
Ke-11 bakal calon kepala daerah itu yakni, Fandi Akhmad Yani untuk Pilkada Gresik, Bambang Rianto untuk Pilkada Kota Blitar, H. M. Sanusi untuk Pilkada Kabupaten Malang, Mochamad Nur Arifin untuk Pilkada Kabupaten Trenggalek, dan Marhaen Djunaedi untuk Pilkada Kabupaten Nganjuk.
Selanjutnya, Ahmad Fauzi untuk Pilkada Kabupaten Sumenep, Sugiri Sancoko untuk Pilkada Kabupaten Ponorogo, Mahoed untuk Pilkada Kabupaten Bangkalan, dan Hanindhito Himawan Pramana untuk Pilkada Kabupaten Kediri.
Kemudian, Ony Anwar untuk Pilkada Kabupaten Ngawi, dan Eri Cahyadi untuk Pilkada Kota Surabaya. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






