Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, saat memberi sambutan.
Kalau pengetahuan dan kemampuan nol, sedangkan tugas jurnalis sangat berat karena harus mengedukasi, mencerdaskan, maka bagaimana publik bisa cerdas kalau jurnalis tidak kompeten?
Lutfil meminta peserta UKW untuk terus meningkatkan kapasitas keilmuan, karena hal itu merupakan suatu keniscayaan. Jika semua itu diniatkan dengan baik akan dicatat sebagai amal baik.
Sementara, Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch. Bangun, menyebut PWI Jawa Timur secara khusus bisa mendapatkan jatah kembali untuk menyelenggarakan UKW jika bekerja keras, dan ada uangnya, karena anggota PWI di daerah ini jumlahnya paling banyak. Hendry menegaskan, program UKW gratis ini memang menjadi janji kampanyenya di Kongres PWI.
“Ini UKW yang ke-18 dari 38 provinsi, ditambah Solo sebagai daerah khusus. Kita terdepan dan diharapkan September program selesai,” ucapnya.
Hendry mengaku, melanjutkan kebijakan Ketua Umum PWI Pusat Margiono sebelumnya yang menekankan pada program pendidikan, “Kalau ada 10 program, maka 9-nya harus pendidikan dan peningkatan kompetensi.” (mar/lan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




