Ilustrasi.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Polsek Sukodono kembali mengamankan dua remaja asal Gedangan yang terlibat perang sarung dan perampasan motor, Rabu (13/3/2024).
Saat pengamanan tersebut, polisi juga mengamankan senjata tajam.
BACA JUGA:
- Sidang Penggelapan Kasur di Sidoarjo: 7 Ponpes Sudah Bayar Lunas, Tapi Uang Rp620 Juta Tak Disetor
- 35 Siswa SD di Sidoarjo Dapat Pelatihan Jadi Polisi Cilik untuk Lomba Polda Jatim
- Polresta Sidoarjo Amankan Truk Gandeng yang Tabrak Mahasiswi hingga Tewas di Buduran
- Diduga Dipicu Klakson, Pria di Waru Sidoarjo Sabet Pengendara Mobil dengan Celurit
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sukodono, AKP Supriyana membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua remaja tersebut.
“Dini hari kita dapat laporan adanya anak yang dirampas motornya saat perang sarung lalu menggelar patroli,” ujarnya.
Saat patroli, polisi mengamankan dua remaja dan motor korban. Kedua pelaku diketahui berinisial AK dan IY.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban berinisial VY (15) dan rekannya BS (17), melihat status Whatsapp AK yang sedang mencari lawan, Selasa (12/3/2024).
Kemudian, kedua korban menuju ke Desa Masangan Wetan sekitar pukul 23.00 WIB, untuk menunggu AK dan gengnya. Tak lama, 50 orang datang bersama AK dan membawa senjata tajam.
Kedua korban tersebut langsung kabur, namun VY gagal kabur. Hingga akhirnya sempat dikeroyok dan melarikan diri. Saat kembali, VY bersama warga mendapati motor Honda Varionya yang ditinggal hilang dibawa kabur para anggota gangster.
Kemudian, VY melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukodono. Dari sana, kemudian polisi melacak dan melakukan patroli. Hingga akhirnya, motor korban ditemukan di daerah Desa Kedungturi, Taman.
Menurut Supriyana, kedua remaja tersebut diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo.
“Pelaku kini dalam penanganan Unit PPA,” jelasnya. (car/rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




