Minggu, 19 Mei 2019 16:30

Gus Solah: Banyak Pertanyaan, ini Muktamar NU apa Muktamar PKB, PBNU Kenapa Diam?

Minggu, 02 Agustus 2015 15:30 WIB
Gus Solah: Banyak Pertanyaan, ini Muktamar NU apa Muktamar PKB, PBNU Kenapa Diam?
KH. Salahudin Wahid (Gus Solah) saat menggelar jumpa pers di Media Center alun-alun Jombang. (foto: rony suhartomo/BANGSAONLINE)

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Kekisruhan Muktamar NU ke 33 akibat banyaknya kecurangan sistematis, akhirnya memaksa Calon Ketua PBNU, KH. Solahudin Wahid 'turun gunung'. Dalam kesempatannya jumpa pers di Media Center Alun - Alun Jombang, Minggu (2/8/2015), Gus Solah panggilan akrab KH. Solahudin Wahid menegaskan kekisruhan pada Muktamar kali ini dikarenakan ulah sejumlah pihak yang berusaha menghancurkan NU dengan berbagai ulah yang tidak terpuji.

"Saya katakan jika ada yang berusaha merusak NU, maka saya tidak akan tinggal diam," terang Gus Solah di hadapan puluhan awak media. Cucu pendiri NU ini juga mengatakan, beberapa oknum panitia datang ke area Ponpes Tebuireng dengan alasan memverifikasi peserta Muktamar. Kenyataannya, menurut Gus Solah bukan memverifikasi peserta yang dilakukan, namun mengiming-imingi sesuatu agar mereka setuju dengan mekanisme AHWA.

Tidak hanya itu, Gus Solah juga menepis isu kemunduran dirinya dari bursa pencalonan Ketua PBNU. Menurutnya isu tersebut sengaja dihembuskan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang selama ini menjadi dalang dari kekisruhan pada Muktamar NU Jombang.

"Saya tegaskan saya tetap maju," ujarnya. Lebih lanjut diungkapkan, selain isu kemunduran dirinya, Gus Solah juga mengatakan banyak Muktamirin dan para kiai yang bertanya tentang Muktamar kali ini. Pertanyaan tersebut seputar apakah ini Muktamar NU atau kah Muktamar PKB?

Hal ini menurut Gus Sholah, tidak bisa dipungkiri lantaran banyaknya politikus PKB yang menguasai kepanitiaan Muktamar kali ini. Secara diplomatis, mantan Ketua PBNU era Hasyim Muzadi ini menjawab seluruh pertanyaan itu dengan balik mempertanyakan sikap PBNU yang hanya diam dengan kondisi seperti ini.

Di akhir keterangan persnya, Gus Solah mengatakan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan Muktamar untuk tetap menjaga marwah NU jauh dari nuansa politis. (dio/rvl)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Jumat, 17 Mei 2019 00:26 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RAMADHAN memang penuh segalanya secara apik, termasuk berderet karunia dengan segenap undangan berbuka puasa secara bersama-sama. Ini sangat fenomenal bagi saya yang sejak semula berpuasa bukan untuk meminimalisir perbelanjaan...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...